12.2.12

Cara memilih Casing dan Power Supply

Casing berfungsi untuk menempatkan peralatan atau komponen-komponen komputer seperti mainboard, vga card, power supply, floppy  disk, hardisk, cd room, dan sebagainya. Sedangkan power supply berfungsi untuk menyalurkan listrik ke peralatan komputer yang ada di dalam cashing. Power supply memiliki 5 atau lebih konektor yang dapat disambungkan ke peralatan komputer, 2 konektor ( 12 kabel, 6 kabel untuk 1 konektor P8 dan 6 kabel untuk 1 konektor P9) disebut jenis konektor AT atau 20 kabel untuk 1 konektor disebut jenis konektor ATX dan yang lainnya untuk Floppy disk, Harddisk, CD room, dan sebagainya.

Bagaimana Cara Memilih Cassing dan Power Supply?

Untuk tampilan yang menarik dari sebuah PC tentu kita harus memilih casing yang mempunyai desain yang cantik dan sesuai dengan keinginan kita. Tetapi yang harus diperhatikan dari casing adalah soal kualitas bahan casing terbuat dan sirkulasi udara untuk menjaga suhu di dalam casing.

Pilihlah power supply yang mempunyai daya besar. Untuk saat ini 450 watt adalah daya minimal yang harus dimiliki oleh sebuah power supply, karena semakin banyak hardware yang terpasang/terhubung maka akan semakin membutuhkan daya yang besar.

TIPS memilih casing dan  power supply :
  • Pilihlah desain casing sesuai keinginan dan tempat di mana casing tersebut akan diletakkan.
  • Pilihlah casing yang mempunyai fasilitas sirkulasi udara yang baik.
  • Pilihlah casing yang kuat.
  • Pilihlah power supply dengan daya yang besar.
  • Pilihlah power supply dengan merk yang terkenal dan sudah diakui ketangguhannya, karena power supply sekarang banyak yang kualitasnya tidak bagus.
  • Perhatikan komponen-komponen yang terpasang / terhubung ke power supply tidak melebihi daya yang dimiliki oleh power supply itu sendiri, karena kebanyakan kerusakan hardware komputer disebabkan oleh kerusakan power supply terlebih dahulu.

--Semoga Bermanfaat--