16.2.12

SETTING BIOS

Sobat Jendela Dunia mungkin sudah tidak asing lagi dengan yang namanya setting BIOS. Ada banyak pilihan di dalam BIOS yang pada umumnya dibagi dalam beberapa kategori. Diantaranya  Standard CMOS, BIOS Feature, Power Management, Integrated System, dll. Setiap kategori terdiri dari option-option pilihan, misalnya :
Standar CMOS Setup; konfigurasi hardware yang paling dasar seperti date,time, hd, drive, video.
Bios Features Setup; konfigurasi untuk tingkat lanjutan seperti Virus Warning, CPU internal Cache, External Cache, Quick Power On Self Test, Boot Sequences, dll.., Integrated Peripheral.
Advanced Chipset Feature; Pilihan untuk mengoptimalkan bagi yang expert dan profesional, ada DRAM timing, CAS Latency, SDRAM cycle length, AGP aperture, AGV mode.
Integrated Peripherals; Mengendalikan fungsi-fungsi tambahan pada motherboard seperti port serial maupun paralel. Nonaktifkan (disabled) saja yang sobat jendela dunia tidak butuhkan untuk dapat membebaskan IRQ.
PnP/PCI Configurations; Sebaiknya pilih semua konfigurasi pada pilihan Auto, kecuali port USB atau grafik 3D yang sering membuat masalah. Bila demikian berikan interrupt tersendiri.
Load BIOS Default & Load SETUP Default; untuk mengembalikan fungsi secara standar sebelum diubah-ubah.
Power Management Setup; Semakin canggih mekanisme penghematan energi, semakin membingungkan pilihannya manajemen powernya. Setting yang tepat dapat menghemat uang sobat.
Sebenarnya setting BIOS digunakan untuk mendapatkan sistem yang stabil atau sistem dengan kecepatan tinggi. Untuk itu kita harus mengenali fungsi dari masing-masing bagian BIOS seperti yang sudah dijelaskan di atas. Mungkin ini dulu sedikit penjelasan tentang BIOS, mudah-mudahan bisa dimengerti oleh sobat semua. Dan Bagaimana Cara Menyeting BIOS ? silakan klik dibawah ini :
Cara Menyetting BIOS 

--Semoga Bermanfaat--